Sangat Sungguh Miris SDN Ketapang Marga Mulya Mauk " Diduga Kurang Perawatan Dan Perhatian Dari Pihak Sekolahan"

SINAR SENJA NEWS -Kabupaten Tangerang, Sungguh miris SDN Ketapang Desa Marga Mulya Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang Banten di Duga Kurang perawatan dan perhatian ,Hal ini nampak adanya dugaan dinding tiang maupun tembok retak - retak bahkan bukan itu aja diduga juga Plafon langit- langit lis sekolahan pada  rusak , sungguh miris ini diduga kurangnya perawatan dan perhatian dari pihak sekolahan SDN Ketapang , ketika awak media pada hari Senin,20/04/2026 berkunjung ke sekolahan tersebut .

Tidak itu saja , Kami mencoba nemui Kepsek SDN Ketapang, Namun informasi yang di dapat diduga sedang tidak ada di sekolah  

" Sedang di luar  ." Jawabnya singkat 

Dan kami temui beberapa siswa yang ada ,salah satu nya mengatakan kepada kami sebagai awak media ketika di tanya terkait dugaan  dampak dari  mirisnya  gedung sekolah yang diduga  kurangnya perawatan dan perhatian oleh pihak sekolahan, dan murid didik  merasa kuatir 

" Ya ' Jawabnya singkat dengan perasaan  merasa kuatir atas dugaan kurangnya perawatan dan perhatian dari Pihak Sekolah SDN  Ketapang 

Kembali kami ingin mencoba menanyakan kepada  Guru SDN Ketapang terkait dugaan mirisnya gedung sekolah yang kurang perawatan dan perhatian  padahal Pihak Pemerintah melalui Dinas Pendidikan pastinya menganggarkan anggaran pemeliharaan gedung sekolah agar para murid  merasa nyaman dan aman , akan tetapi diduga menghindar dari awak media 

Ada apa ini semua , apakah SDN  Ketapang Desa Marga Mulya Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang Banten Indonesia, diduga tidak memiliki anggaran untuk perawatan dan pemeliharaan sekolahan atau mengusulkan kepada pihak dinas pendidikan terkait untuk dana pemeliharaan dan perawatan , sehingga kondisinya di duga sungguh miris , ini patut di pertanyakan kepada Pemda Kabupaten Tangerang dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang agar jelas dan transparan karena dunia pendidikan merupakan bagian daripada cita- cita  perjuangan Kemerdekaan Bangsa  dan Negara 

Hingga berita ini terbit,diduga  tidak ada tanggapan dari pihak terkait.





( RED )

Lebih baru Lebih lama